JANGAN MEMIKIRKAN HASIL

Sufi Muda

مِنْ عَلاَمِة الاِعْتِمِاد على العَمَلِ نُقْصانُ الرجَّاءِ عِند وَجُودِ الَّزلَل

“Tanda seseorang bergantung pada amal dan karyanya adalah bahwa dia akan cenderung pesimis, kurang harapan manakala dia mengalami kegagalan.” (Ibn ‘Athaillāh)

Di awal saya berguru, kira-kira baru 1 tahun, saya membawa seorang teman beragama Kristen Protestan kepada Guru saya. Sebelumnya sudah banyak diskusi yang saya lakukan dengan dia sampai kemudian tertarik dengan tarekat dan ingin berjumpa dengan Guru saya. Saya memperkenalkan dia kepada Guru dan setelah Guru ceramah kira-kira 15 menit, saya disuruh membawa kawan ini masuk ke dalam surau untuk diperlihatkan silsilah Tarekat Naqsyabandi. Silsilah ini menunjukkan bahwa dari Guru sekarang bersambung kepada Nabi Muhammad SAW.


Lihat pos aslinya 883 kata lagi

Dipublikasi di Quote Today | Meninggalkan komentar

Dan Mereka yang Beruntung adalah..?

DRFJ1701

  1. “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali-Imran: 104)
  2. “Yaitu orang-orang yang melaksanakan shalat, menunaikan zakat dan mereka meyakini adanya akhirat. Merekalah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Lukman: 4-5)
  3. “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” (QS. Ali Imran: 130)
  4. “Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka berjihad dengan harta dan jiwa. Mereka itu memperoleh kebaikan. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. At-Taubah: 88)
  5. “Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata, “kami mendengar dan kami taat.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS An-Nur: 51)
Dipublikasi di “Extracto de Expertos” | Meninggalkan komentar

Bersyukurlah Orang-Orang Yang Beruntung..!

GUAC3219Orang-orang yang Beruntung akan selamat kapan pun dan dimana pun, Kenapa..?

Karena orang-orang yang beruntung akan selalu terhindar dari pada hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai Contoh : Orang kaya masih bisa ditipu atau di akali oleh orang yang pintar, sebaliknya juga orang yang pintar sekalipun masih bisa di akali, ditipu bahkan sampai didhalimi oleh orang-orang kaya. Namun Hanya orang-orang yang beruntunglah yang akan terhindar dari hal-hal negatif diatas oleh siapapun dan dimana pun.

Sebuah cerita tentang seorang sahabat yang dalam kesehariannya hampir bisa dikatakan selalu beruntung atau istilah kawan-kawan langkah “Abu Isa” dimana julukan itu didapatnya karena setiap kemanapun dia pergi dalam sebuah acara atau pertemuan selalu saja ada kenduri yang padahal tidak pernah di rencanakan sebelumnya, namun itulah uniknya sampai-sampai setiap dia datang pada sebuah perkumpulan orang-orang langsung berprasangka positif ini sebentar lagi pasti ada yang mengantar makanan untuk kita, atau tiba2 ada yang punya hajatan atau apalah yang namun intinya ada kenduri makanan yang meraka yakin ada oleh sebab kehadiran sahabat kita tersebut.

Hal ini bagi saya pribadi menganggap bahwa sahabat tersebut termasuk dalam orang-orang yang beruntung dalam hal ini, dikarenakan hampir dimanapun dia hadir , mesti ada kenduri atau acara makan2 meskipun dia sendiri tidak tahu sebelumnya atau memang tidak direncanakan sebelumnya untuk datang.

Makanya dalam Al Qur’an Sering kita jumpai Allah Berfirman tentang orang-orang yang beruntung atau agar kita menjadi orang-orang yang beruntung.. (QS. Ali Imran: 104, 130), (QS. Lukman: 4-5), (QS. At-Taubah: 88), (QS. An-Nur: 51)

Apakah menjadi orang yang beruntung itu adalah takdir..? Bisa jadi ya bisa juga tidak, Wallahualam. Namun sepertinya semua ada proses yang mesti dilalui. No Free Lunch sebuah ungkapan yang mana bisa menggambarkan bahwa menjadi orang beruntung itu sepertinya bisa dicapai oleh semua orang, namun semuanya ada proses yang harus dilalui atau istilahnya harga yang mesti dibayar.

Makanya tidak heran bila kita melihat ada sebagian orang yang terkadang selalu dalam keberuntungan, apapun yang dikerjakannya bisa menjadi hasil, dan apapun yang dilakukannya akan mendapat respon positif dari orang lain meskipun terkadang kita lihat yang dilakukannya itu sekilas terkesan negatif namun orang lain malah berprasangka positif terhadapnya dan memang pada akhirnya tindakannya seperti ada Yang Mengarahkan sehingga berubah arah menjadi positif.

Kesimpulan singkat penulis, kejadian demi kejadian diatas sejauh ini membuktikan bahwa menjadi orang yang BERUNTUNG adalah suatu Anugerah yang dimiliki seseorang melebihi tingkatan orang-orang hebat lainnya baik itu orang kaya, orang pintar atau orang bijak sekalipun karena mereka yang Beruntung adalah mereka yang hakikinya Terbentuk dengan IstimewaNya.

“Extracto de Expertos”

Dipublikasi di “Extracto de Expertos” | Meninggalkan komentar

Ibuku berkata”

A33C0A6B-821D-427F-A9C0-A937AD081C07

Gambar | Posted on by | Meninggalkan komentar

ZIARAH

Sufi Muda

Ziarah dikalangan umat Islam merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman sahabat Nabi SAW yaitu berziarah ke makam Nabi dan kemudian dilanjutkan oleh generasi sesudahnya sampai saat sekarang. Ziarah dalam pandangan pengamal Tarekat memiliki makna yang dalam dan ini merupakan bagian dari Adab berguru. Dari Anas bin Malik ra., bahwasanya Rasulullah bersabda : “Barangsiapa mengunjungi orang alim berarti ia mengunjungi aku, barangsiapa mengunjungi aku maka ia wajib memperoleh syafa’atku, dan setiap langkah memperoleh pahala orang mati syahid.” (Kitab Tanqihul Qaul)

Orang Alim (Ulama) yang dimaksud adalah orang yang mewarisi ilmu Rasulullah SAW baik zahir (syariat) maupun bathin. Ulama yang silsilahnya bersambung sampai kepada Rasulullah SAW.


Lihat pos aslinya 839 kata lagi

Dipublikasi di Quote Today | Meninggalkan komentar

SIDE EFFECT

Sufi Muda

Lebah termasuk hewan istimewa dikarenakan mereka memberikan manfaat lebih kepada hewan lain dan juga untuk manusia. Al-Qur’an mengkhususkan sebuah ayat “An-Nahl” yang artinya lebah dan Allah mengilhamkan kepada lebah bagaimana mereka menjalankan tugas-tugasnya sebagaimana firman Allah : Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS An Nahl [16]: 68-69).

Lihat pos aslinya 401 kata lagi

Dipublikasi di Quote Today | Meninggalkan komentar

“Karamah Auliya”

D0351C9F-7CD1-4A66-8146-897414FAB3CA.jpeg

Gambar | Posted on by | Meninggalkan komentar

Mari BerSyukur..!

“Karena terlalu fokus meminta seringkali kita lupa berSyukur atas apa yang telah diberikan..”

http://www.sufimuda.net

Dipublikasi di “Extracto de Expertos” | Meninggalkan komentar

MIKRAJ ORANG BERIMAN

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk (tidak sadar”, (Q.S An-Nisa’ 43)

melalui MIKRAJ ORANG BERIMAN

Dipublikasi di Quote Today | Meninggalkan komentar

Riset..!

melalui RISET

Dipublikasi di Quote Today | Meninggalkan komentar